POJOKSATU.id - Nama Kaesang Pangarep tengah ramai diperbincangkan publik lantaran banyak yang mengusungnya maju sebagai cawalkot Depok. Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu, bahkan semakin banjir dukungan dari hari ke hari.
Dukungan terhadap Kaesang tak terlepas dari sosoknya yang dianggap bisa melakukan pembenahan di Kota Depok yang selama ini dinilai memiliki banyak persoalan.
Meski belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun banyak yang menduga Kaesang bakal mengikuti jejak sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, terjun di panggung politik.
Tak sedikit pihak yang menilai Kaesang lebih cocok memimpin Kota Bekasi, ketimbang Kota Depok.
Kota Bekasi dianggap daerah yang paling pas untuk pengusaha muda itu meniti karier politik.
BACA JUGA: Ketularan Kaesang Pangarep, Ini Resep Penyembuh Sakit Kepala Menurut Erina Gudono
"Kalau memang harus memilih, rasa-rasanya, Kaesang lebih pas jika diterjunkan di Kota Bekasi," kata Pemerhati Sosial dan Politik di Kota Bekasi, Ivan Faizal Affandi, Selasa, 18 April 2023.
Ada sejumlah faktor yang menjadi alasan mengapa Kaesang lebih cocok di Kota Bekasi. Pertama, yakni usia Kaesang yang masih muda. Faktor ini dinilai pas dengan kondisi Pilkada Kota Bekasi 2024 yang didominasi oleh pemilih muda.
Ivan menjelaskan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menyebutkan ada 60 persen pemilih muda dari total jumlah pemilih, yang terdiri dari generasi Y dan Z dengan klasifikasi usia 17-30 tahun.
"Mengacu data di atas, tentu Kaesang berpotensi mendapat dukungan dan dipilih oleh kelompok mayoritas pada Pilkada Kota Bekasi mendatang," jelas dia.
Selain itu, ujar Ivan, Kaesang dianggap solusi permasalahan generasi muda di Kota Bekasi, terutama dalam hal pemenuhan lapangan pekerjaan.
BACA JUGA: Ade Puspitasari Dijagokan Jadi Calon Wali Kota Bekasi
Hal ini berkaitan dengan kesuksesan suami Erina Gudono itu dalam menjajaki bisnis di usia muda, terutama di bidang perusahaan rintisan.
"Dengan pengalamannya tersebut, Kaesang diharapkan mampu membuat serangkaian kebijakan ekonomi yang pro terhadap generasi muda," paparnya.
Sebagai anak Presiden, lanjut Ivan, Kaesang dipastikan memiliki banyak jejaring yang nantinya bisa diajak berkolaborasi membangun dan memajukan Kota Bekasi.
"Peran serta dunia luar jelas dibutuhkan bagi Kota Bekasi, sebab tidak mungkin pembangunan sebuah kota selamanya bergantung pada APBD," ucapnya.
Kemenangan Kaesang di Kota Bekasi juga diyakini Ivan berasal dari suara pemilih di Kota Patriot itu yang mayoritas berasal dari etnis Jawa. Sebagai putra Jawa asli, Kaesang dinilai berpeluang dipilih berdasarkan kesamaan suku.
Tak hanya itu, lanjut Ivan, keberadaan PDI Perjuangan di Kota Bekasi juga menjadi keuntungan bagi Kaesang. Pasalnya, partai besutan Megawati itu memiliki basis massa yang kuat, hingga mampu memenangkan Pemilu Legislatif berturut-turut, pada 2014 dan 2019 lalu.
"Dan Kaesang sendiri sudah barang pasti akan maju dengan menggunakan kendaraan PDI Perjuangan, partai tempat kakak dan ayahnya bernaung," ungkap pria yang juga berprofesi sebagai jurnalis itu.
BACA JUGA: Partai Demokrat Fokus Raup Suara di Kursi DPRD Kota Bekasi
Dengan semua faktor dan beragam kualifikasi yang dimiliki, Ivan yakin Kaesang merupakan sosok yang dibutuhkan masyarakat Kota Bekasi dan memenuhi semua syarat untuk memenangkan Pilkada 2024 mendatang.
"Semua kembali lagi kepada Kaesang, mau atau tidak ia mengikuti jejak ayah dan kakaknya menjadi seorang kepala daerah serta memilih Kota Bekasi sebagai tempat untuk menyemai karir politiknya," demikian kata dia.
Sementara, dukungan bagi Kaesang Pangarep maju pada Pilkada Kota Bekasi 2024, juga disampaikan Golkar Milenial Kota Bekasi. Bahkan, para kader menyampaikan siap menyatukan visi misi untuk mendeklarasikan dukungannya secepat mungkin.
"Kami melihat sosok Kaesang sangat ideal untuk Kota Bekasi. Apalagi, jumlah pemilih milenial di Kota Bekasi cukup banyak dan sosok Kaesang sangat mewakili kaum milenial. Dia juga merupakan figur yang humble," kata kader Golkar Milenial Kota Bekasi, Alifia Nur Indah.
Pihaknya menilai Kaesang sosok yang mewakili anak muda energik dan kreatif. Kaesang juga dinilai sebagai generasi yang terbuka dan menghargai tanpa melihat status dan kedudukan, dalam arti sosok yang merakyat.
"Dukungan kepada Kaesang juga dilatarbelakangi sikap yang dinamis dan adaptif dengan perkembangan zaman. Sehingga diharapkan mampu menjadikan Bekasi sebagai kota yang maju dan membuat masyarakatnya bahagia," papar dia.
Alifia menegaskan dalam waktu dekat pihaknya akan mendeklarasikan dukungan terhadap Kaesang untuk maju pada Pilkada Kota Bekasi.
"Koalisi antara Golkar dan PDI Perjuangan juga bisa menjadi koalisi yang sangat ideal, dengan Kaesang menjadi calon yang diusung. Dan untuk pasangan, nanti bisa dibicarakan antar partai koalisi," pungkasnya.
Penulis: Andi Saddam
Editor: Andi Saddam




