BEKASI.POJOKSATU.id - Kondisi aliran kali di wilayah RW 02 dan RW 03 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, semakin memburuk akibat sedimentasi dan pertumbuhan rumput liar yang menutupi permukaan air. Aliran air nyaris tak terlihat, menurunkan fungsi drainase dan meningkatkan risiko banjir.
“Sudah bukan seperti kali lagi, sekarang mirip got besar karena dipenuhi lumpur dan rumput,” ujar Ahmad (35 tahun), warga setempat, pada Kamis, 8 Mei 2025.
Ia mengungkapkan bahwa pengerukan memang pernah dilakukan pada tahun lalu, namun bersifat dangkal dan tidak menyentuh dasar kali. Dalam waktu singkat, sedimentasi kembali menumpuk, membuat kondisi semakin parah.
Baca Juga: Polisi Ambil Sejumlah Sampel dari Jasad Soleh, Butuh Waktu 2 Pekan untuk Ungkap Penyebab Kematian
Ahmad dan warga lainnya berharap pengerukan dilakukan secara menyeluruh hingga ke dasar kali agar aliran air kembali normal dan mencegah banjir saat musim hujan.
Menanggapi hal itu, Lurah Perwira Isma Yusliyanti menyebut bahwa pengerukan memang pernah dilakukan awal 2024, namun tahun ini hanya RW 08 yang mendapatkan penanganan karena RW 01 hingga 04 tidak mengajukan permohonan resmi.
“Kami di kelurahan tidak punya anggaran untuk pengerukan. Kami hanya bisa memfasilitasi permintaan warga dan meneruskannya ke dinas teknis seperti DBMSDA,” jelas Isma.
Ia mendorong agar RW dapat menggalang swadaya atau menggandeng pihak ketiga untuk mengatasi persoalan kali tersebut secara mandiri.***




