BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat lonjakan kasus Influenza-Like Illness (ILI) atau penyakit dengan gejala menyerupai flu sepanjang Agustus 2026. Angka temuan kasus mencapai 161.970 pasien, meningkat sebesar 25,4 persen jika dibandingkan dengan capaian Juli 2026 yang berada di angka 129.190 kasus.
Plt Kepala Dinkes Kota Bekasi, Hadi Prabowo, menyampaikan bahwa lonjakan pada Agustus tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.
"Pada Agustus terjadi peningkatan sekitar 25,4 persen dibandingkan Juli dan merupakan angka tertinggi selama Januari hingga Agustus," ujar Hadi pada Selasa, 22 September 2026.
Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dari gabungan fasilitas kesehatan se-Kota Bekasi, akumulasi kasus ILI dari awal tahun hingga Agustus 2026 telah menembus 1.095.246 kasus. Rata-rata temuan kasus bulanan kini bertengger di angka 136.906 kasus.
Baca Juga: Kakanwil DJP Jabar II Ungkap Mekanisme Lelang Aset Sitaan
Kendati mengalami kenaikan drastis, Hadi menggarisbawahi bahwa temuan gejala ILI tidak bisa disamakan dengan infeksi spesifik Influenza A terkonfirmasi. Hingga saat ini, belum ada laporan konfirmasi laboratorium terkait masuknya varian Influenza A dari rumah sakit maupun puskesmas setempat.
Ia meminta kelompok rentan—seperti anak di bawah lima tahun, lansia, ibu hamil, penderita penyakit kronis, hingga tenaga medis—untuk menguatkan daya tahan tubuh dan menjaga pola hidup sehat. Data kenaikan ILI ini dimanfaatkan Dinkes sebagai sinyal kewaspadaan dini untuk memperketat surveilans kesehatan masyarakat.***




