BEKASI.POJOKSATU.id - Polres Metro Bekasi Kota mencatat lonjakan tajam angka kecelakaan lalu lintas selama masa libur Lebaran 2025 di wilayah Kota Bekasi.
Berdasarkan data yang diterima bekasi.pojoksatu.id, tercatat sebanyak 41 kasus kecelakaan, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 29 kejadian.
Kepala Subunit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Iswahyudi, menjelaskan bahwa peningkatan terjadi di hampir seluruh kategori kecelakaan.
Baca Juga: Kurang SDM di Sektor Pendidikan, Pemkot Bekasi Ikuti Arahan Mendagri
“Jumlah korban meninggal naik dua kali lipat, dari satu menjadi dua orang. Korban luka berat naik 38 persen, sementara luka ringan melonjak hingga 89 persen,” ujar Iswahyudi saat dihubungi, Kamis, 10 April 2025.
Meskipun demikian, Iswahyudi menambahkan bahwa secara umum tidak ada korban jiwa yang tercatat dalam kecelakaan besar. Namun, kerugian material meningkat signifikan.
“Dari sebelumnya sekitar Rp17 juta, kini kerugian material tercatat mencapai Rp43,5 juta atau naik 156 persen,” ungkap dia.
Ia menjelaskan, kecelakaan tidak hanya terjadi di jalan protokol atau jalan tol, tetapi juga menyebar di lingkungan permukiman dan kawasan perumahan.
“Sebaran lokasinya cukup merata, tidak terfokus di titik tertentu. Meskipun tol masih jadi titik rawan, kecelakaan juga banyak terjadi di permukiman,” tutur Iswahyudi.
Baca Juga: Pemukul Security RS Mitra Keluarga Bekasi Barat Mangkir, Polisi Bakal Panggil Lagi
Menurutnya, peningkatan kecelakaan dipicu oleh tingginya volume kendaraan dan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
“Faktor utamanya kelelahan, kurang konsentrasi, dan pelanggaran lalu lintas. Banyak pemudik yang memaksakan perjalanan pulang dalam kondisi tidak fit,” kata dia memungkas.***




