BEKASI.POJOKSATU.id - Sebanyak 4.800 pelanggan terdampak akibat kebocoran jaringan pipa gas milik BUMD PT Sinergi Patriot Kota Bekasi.
Direktur Utama PT Sinergi Patriot, Aldo Sirait, menjelaskan bahwa kebocoran terjadi pada pipa induk di wilayah Rawalumbu, sehingga seluruh pasokan gas sementara waktu terhenti.
“Karena pipa ini merupakan pipa induk, bukan dari distributor ke pelanggan, jadi semuanya terhenti,” ujar Aldo kepada Pojokbekasi, Jumat, 17 Oktober 2025.
Ia menambahkan, kebocoran disebabkan oleh pengerjaan proyek yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA). Menyikapi hal itu, pihaknya langsung menurunkan tim teknis untuk melakukan perbaikan darurat di lokasi kejadian.
Baca Juga: Pipa Gas PT Sinergi Patriot Bocor di Rawalumbu Akibat Pekerjaan Dinas Bina Marga
“Kami selaku pimpinan langsung mengambil langkah-langkah perbaikan. Seluruh tim segera diturunkan ke lokasi,” jelasnya.
Langkah pertama yang dilakukan adalah menutup aliran gas sementara untuk mencegah kebocoran lebih lanjut. Setelah proses penyambungan selesai sekitar pukul 20.00 WIB, dilakukan pendinginan selama dua jam sebelum pasokan gas kembali normal sekitar pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Solusi Cegah Balap Liar di Kota Bekasi, IMI: Punya Sirkuit Sendiri
“Sambungan selesai sekitar pukul 20.00 WIB, tapi karena perlu pendinginan dua jam, gas bisa dialirkan lagi sekitar pukul 22.00 WIB,” tutur Aldo.
Ia menegaskan bahwa proses perbaikan pipa gas tersebut rampung kurang dari 12 jam, sehingga gangguan pelayanan dapat segera diatasi.***




