BEKASI.POJOKSATU.id - Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi, mendesak pemerintah daerah mempercepat perbaikan jalan rusak di sejumlah titik, terutama yang menjadi jalur mudik Lebaran 2026. Ia menilai langkah tersebut mendesak dilakukan guna mencegah potensi kecelakaan saat arus mudik dan balik mulai meningkat.
Menurut Sardi, peningkatan mobilitas kendaraan menjelang Lebaran harus diantisipasi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai. Jalan berlubang maupun rusak, kata dia, berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Kita tidak ingin ada korban hanya karena jalan berlubang atau rusak. Apalagi ini menjelang mudik, mobilitas kendaraan pasti meningkat,” ujarnya, Senin, 2 Februari 2026.
Baca Juga: Tri Adhianto Ungkap Proyek Pembangkit Listrik dari Sampah dan Reformasi Layanan Ambulans
Ia menekankan, ruas jalan utama yang dilintasi pemudik harus menjadi prioritas pembenahan. Faktor keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tidak boleh diabaikan, terlebih dalam momentum perjalanan jarak jauh.
Selain jalur utama, Sardi juga menyoroti kondisi jalan rusak yang kian parah akibat curah hujan tinggi. Genangan air yang menutup lubang dinilai membahayakan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
“Banyak jalan rusak karena curah hujan tinggi. Kalau dibiarkan, ini bisa membahayakan. Jangan sampai ada warga terjatuh atau mengalami kecelakaan fatal,” tegasnya.
Ia menambahkan, perhatian tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga jalan lingkungan dan ruas non-mudik yang tetap digunakan warga sehari-hari. Keselamatan masyarakat, menurutnya, harus menjadi prioritas sepanjang waktu, bukan hanya saat Lebaran.
Sardi turut mendorong koordinasi lintas instansi antara Dinas Perhubungan dan Polres Metro Bekasi Kota guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama libur panjang.
“Koordinasi lintas instansi sangat penting. Dishub dan kepolisian harus bersinergi agar pengaturan lalu lintas berjalan maksimal,” kata dia.
Baca Juga: Tarling di Mustikajaya, Tri Adhianto Apresiasi Kebersihan Masjid dan Dorong Sekolah Bebas Sampah
Ia berharap seluruh proses perbaikan jalan dapat diselesaikan sebelum puncak arus mudik, sehingga para pemudik yang melintasi Kota Bekasi tidak menghadapi hambatan berarti dalam perjalanan menuju kampung halaman.***
“Intinya, keselamatan masyarakat yang utama. Infrastruktur harus siap sebelum arus mudik dimulai,” pungkasnya.(adv)***




