POJOKSATU.id, BEKASI - Menginspirasi Perempuan Internasional, sosok Ade Puspitasari berhasil membuktikan tumbuh sebagai pribadi yang bisa menjadi barometer wanita masa kini.

Politisi Partai Golkar itu mampu menorehkan beberapa prestasi yang dibanggakan di usia 35 tahun. Ade Puspitasari berhasil menduduki kursi legislatif di Jawa Barat pada 2019 silam.

Ade Puspitasari berhasil membuktikan kekuatannya di tubuh partainya sendiri dalam setahun. Pasalnya, sejak bergabung dengan DPD Partai Golkar Kota Bekasi pada 2018, ibu dua anak itu langsung berhasil membetot suara dapilnya di Bekasi dan Depok dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019.

BACA JUGA :Soroti Penipuan Pinjaman Online Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari Minta Lembaga Pemberi Kredit Mulai Merelaksasi Regulasi

Ade mampu menyingkirkan kandidat kuat dari partai lain di daerah pemilihnya sendiri.

Ade pun dilantik pada 2 September 2019 bersama dengan 119 anggota DPRD Jawa Barat lainnya.

Sebelum menduduki kursi wakil rakyat, putri mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, itu sebelumnya dilantik menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi periode 2019-2024, pada 18 Februari 2019.

BACA JUGA :Anggota DPRD Jawa Barat Ini ‘Ditodong’ Pertanyaan di Jalan Soal Kenaikan Harga BBM

Kemampuan berpolitiknya yang diturunkan dari sang ayah pun ternyata mendominasi kehidupan Ade.

Ade resmi memimpin DPD Golkar Kota Bekasi periode 2020-2025.

Ade Puspitasari mengungkapkan perjuangan selama 1,5 tahun akhirnya pecah hari ini resmi dilantik, dengan SK yang ditandatangai Plt Ketua DPD Golkar Jabar TB Ace Hasan Syazili pada 1 Novmeber 2021.

BACA JUGA :Gedung DPRD Jawa Barat Kebakaran, Banyak Arsip Penting yang Hangus Terbakar

Ade juga menegaskan target nya menjadikan 12 kursi di DPRD Kota Bekasi pasa Pemilu 2024 nanti. Selain itu dia juga menargetkan akan memenangkan Pilkada Kota Bekasi 2024.

"Kalau saat ini wali kota Bekasi dipimpin oleh kader terbaik Golkar Kota Bekasi. Nanti di Pilkada akan di pimpin Golkar lagi," ucap wanita kelahiran 18 Desember 1985 itu.

Keberhasilan dan segala macam manuver Ade Puspitasari di dunia politik bukan hanya kebetulan.

Anak pertama pasangan Rahmat Effendi dan Gunarti, itu tumbuh dan besar di Bekasi dengan adat Betawi yang kental.

Beranjak dewasa, Ade Puspitasari mendobrak tradisi bahwa perempuan buat apa sekolah tinggi-tinggi, lewat sokongan dan dukungan kedua orangtua.

Ade kuliah hingga menyandang gelar master bidang bisnis dan administrasi.

Tidak sampai di situ, seiring berjalan nya waktu kehidupan Ade selalu akrab dengan politik bahkan tak lepas dari politik karena sang ayah adalah politisi ulung asal Bekasi.

Politik salah satu dunia yang amat sangat asing bagi kaum hawa saat itu, tapi Ade pelan dan pasti mulai serius bahkan gandrung dengan politik.

Gayung bersambut, pucuk dicinta ulam pun tiba, dimana saatnya Ade harus meneruskan kepemimpinan sang Ayah di partai politik.

Tidak tanggung-tanggung, Ade didapuk memimpin Partai Golkar, partai yang sudah banyak melahirkan pemimpin-pemimpin besar di negeri ini.

Dalam politik ujian, cacian, Bullyan bahkan ancaman bak menu makanan setiap hari bagi Ade dalam menjalani dunia baru nya itu.

Namun Ade Puspitasari selalu ingat pesan orang tuanya, politisi yang sukses dan kuat adalah politisi yang konsisten menjalani komitmen. (Ipe)