BEKASI.POJOKSATU.ID - Sejumlah penjual mainan diserbu masyarakat yang menyaksikan arak-arakan Karnaval Cap Go Meh di Jalan Ir. Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu, 12 Februari 2025.
Kirab mulai jam 14.00 WIB dari Kelenteng Hok Lay Kiong, menuju Jalan Kartini, lalu ke Jalan Ir Juanda, Jalan KH. Agus Salim, Jembatan Patal, dan Jalan Perjuangan.
Setelah itu, peserta akan kembali melalui Jalan Ir Juanda, memasuki Jalan Mayor Oking, dan berakhir di Kelenteng Hok Lay Kiong.
Baca Juga: Ade Puspitasari Sebut Sosialisasi Produk Hukum Penting Bagi Masyarakat
Pantauan di lokasi puluhan lapak pedagang berjajar rapi di Jalan Raya Mayor Oking, di Perayaan Cap Go Meh 2025.
Salah satu pedagang boneka barongsai di Jalan Mayor Oking, Desi, Mengaku, perayaan Cap Go Meh menjadi momen tahunan menggelar dagangan. Dengan itu, dia bisa berjualan dan membantu ekonomi keluarga.
"Ini saya hampir setiap musim berjualan miniatur Barongsai di perayaan Cap Go Meh di Bekasi," ungkap Desi, kepada awak media, Rabu 12 Februari 2025.
Desi menerangka sebanyak 6 orang yang berasal dari wilayah Cirebon rela datang ke wilayah Kota Bekasi untuk menjual boneka barongsai.
Baca Juga: Hankook Tire Donasikan Ban untuk Dukung Pelayanan Publik di Kabupaten Bekasi
"Saya datang tadi pagi dari Cirebon rombongan ada 6 orang, sengaja datang untuk berjualan," ujar dia.
Dia utin dilakukan sejak tahun 2018. Perayaan Cap Go Meh yang identik dengan barongsai pun juga menjadi ajang meraup keuntungan.
Untuk harganya sendiri, Desi tidak mematok harga yang terlalu mahal. Ini dilakukan, agar dagangannya bisa cepat laku terjual.
"Untuk harganya sendiri mulai dari 15 ribu sampai 25 ribu. Yang penting cepat habis terjual saja," demikian kata dia.***




