BEKASI.POJOKSATU.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran di SPBE milik PT Indogas Andalan Kita di Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, kembali bertambah menjadi tiga orang.

Korban terbaru diketahui bernama Sapta Prihantono (17 tahun), seorang pelajar SMK Negeri 15 Kota Bekasi yang meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius hingga 63 persen. Sebelumnya, ia sempat menjalani perawatan intensif di RS Citra Arafiq.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, membenarkan adanya penambahan korban jiwa tersebut.
“Iya, korban bertambah. Terakhir tadi malam meninggal. Itu seorang pria, masih pelajar,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 8 April 2026.

Ia menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah wilayah.

Baca Juga: 11 Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Dirawat Intensif

“Insya Allah ini akan menjadi perhatian,” katanya.

Maka menjelaskan, saat kebakaran terjadi, korban bersama keluarganya berada di rumah yang lokasinya tepat di samping SPBE, sehingga seluruh anggota keluarga turut terdampak.

“Untuk Sapta, satu keluarga yang dirawat lima orang. Karena Sapta meninggal, sisa empat orang,” jelasnya.

Dari 4 anggota keluarga yang masih dirawat, dua orang dirawat di RSUD Cibitung dan dua lainnya di RS Citra Arafiq. Seluruhnya masih dalam penanganan medis intensif.

“Dua di RSUD Cibitung, dua di RS Citra Arafiq. Kondisinya masih dalam penanganan medis,” tambahnya.

Baca Juga: SPBE di Permukiman Padat Bakal Dipindah, Bekasi Mulai Tata Ulang Zona Industri demi Keselamatan Warga

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar, mengingat selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga berdampak pada permukiman di sekitar lokasi kejadian.

Pemerintah setempat memastikan akan terus memantau kondisi korban serta melakukan evaluasi terhadap operasional SPBE guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Ini akan kita evaluasi, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota.***