BEKASI.POJOKSATU.ID - Ledakan besar yang disertai kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosong, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu, 1 April 2026.
Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan luas pada bangunan serta menimbulkan korban luka di kalangan warga.
Data dari BPBD Kota Bekasi mencatat sedikitnya 19 bangunan terdampak. Rinciannya, 15 rumah di RT 02 RW 003 mengalami kerusakan, sementara empat rumah dan dua kios di RT 1 RW 3 juga terdampak.
Selain hunian, sejumlah lapak usaha seperti tempat rongsokan, gerobak, pedagang nasi goreng, hingga warung kopi turut mengalami kerusakan akibat cepatnya penyebaran api.
Baca Juga: Beda dengan Pemerintah Pusat, Bekasi Terapkan WFH ASN Setiap Rabu
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, menyampaikan bahwa sebanyak 13 kendaraan juga mengalami kerusakan berat, terdiri dari enam truk milik SPBE dan tujuh sepeda motor.
Ia menambahkan, terdapat 17 warga yang mengalami luka bakar dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
“17 orang korban mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di beberapa rumah sakit,” ujarnya.
Para korban dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD Kota Bekasi, RS Citra Arafiq, serta RS Satria Medika.
Baca Juga: Polsek Jatisampurna Amankan Misa Kamis Putih di Gereja Stanislaus Kostka
Berdasarkan hasil identifikasi awal, sumber ledakan diduga berasal dari area gudang penyimpanan gas elpiji di dalam kompleks SPBE. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
“Diduga sumber api berasal dari bagian gudang penyimpanan gas elpiji, lalu kobaran api dengan cepat menghanguskan area tersebut,” jelas Idham.
Hingga kini, BPBD masih melakukan pendataan lanjutan dan belum dapat memastikan total kerugian material akibat kejadian tersebut karena proses investigasi masih berlangsung.***




