BEKASI.POJOKSATU.id - Maraknya aksi tawuran di Bekasi selama masa libur sekolah membuat aparat kepolisian kewalahan. Tak hanya itu, aktivitas balap liar yang turut melibatkan para remaja juga semakin sering terjadi, mengganggu ketertiban dan membahayakan masyarakat.
Kepala Satuan Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Imam Syafi’i, mengungkapkan selama liburan sekolah, angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Bekasi mengalami peningkatan yang signifikan.
“Karena saat liburan seperti ini para pelajar tidak memiliki aktivitas, akhirnya mereka cenderung berkumpul tanpa arah dan berujung pada hal negatif seperti tawuran,” ujar Imam kepada PojokBekasi, Jumat, 11 Juli 2025.
Baca Juga: Momen HUT Bhayangkara, Ade Puspitasari Apresiasi Kinerja Polri
Imam mengakui bahwa keterbatasan jumlah personel kepolisian menjadi kendala dalam menjangkau seluruh titik rawan gangguan Kamtibmas di Kota Bekasi.
“Kewenangan dan kemampuan personel kami terbatas. Tidak semua lokasi bisa kami jangkau sekaligus,” tegas dia.
Lebih lanjut, Imam menyoroti bahwa maraknya aksi tawuran di Bekasi serta balap liar ini kerap memakan korban dari kalangan masyarakat yang tidak terlibat sama sekali.
“Sering kali justru warga yang tidak bersalah menjadi korban dari gangguan Kamtibmas seperti tawuran dan balap liar ini,” jelas Imam.
Baca Juga: Banjir Setinggi 2,5 Meter Rendam Margahayu, Warga Minta Tanggul Kali Bekasi Ditinggikan
Pihak kepolisian berharap adanya keterlibatan lebih dari masyarakat, orang tua, serta instansi pendidikan untuk bersama-sama mencegah perilaku menyimpang remaja selama masa libur sekolah.***




