POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) wajib beradaptasi dengan era digital dan memanfaatkan platform yang tersedia untuk promosi produk.
Wakil Rektor IV Institut Komunikasi dan Bisnis London School of Public Relation (LSPR) Bekasi, Dr. Lestari Nurhajati, menjelaskan pengusaha UMKM harus dapat memahami komunikasi pemasaran digital.
"Jadi menjual lewat media online itu jauh lebih efisien, dan memberikan nilai manfaat yang lebih buat teman-teman UMKM. Terutama kalau diawali dengan jualan di media sosial seperti Instagram, Facebook," tutur dia usai acara talkshow Bekasi Gemilang, Sabtu, 4 Maret 2023.
"Pertumbuhan ekonomi digital mau tidak mau harus diawali dengan geraknya UMKM yang di Bekasi ini kan banyak sekali ya," sambung Lestari.
BACA JUGA: Sokong Kemajuan UMKM di Era Digital, Gilang Esa Siapkan Program Ini
LSPR Bekasi, kata dia, juga mendukung gerakan UMKM di Bekasi semakin bertumbuh lewat inkubator bisnis. Pelatihan berjalan 6 bulan secara fisik, dan 6 bulan selanjutnya diberi pendampingan secara digital.
"Lalu dalam satu tahun itu diperkirakan kalau ada yang tumbuh bagus, ya. Jadi itu yang selama ini kita lakukan, dan terus kita lakukan. Kita baru masuk ke batch 3," ucap dia.
Tahun 2023 ini inkubator UMKM akan memasuki batch 4. Setiap batch, tutur dia, terdiri minimal 10 pelaku UMKM.
"Semoga memang kita bisa memberikan manfaatlah ya ke masyarakat termasuk tadi saya memberikan tantangan ya anak-anak muda yang punya usaha UMKM dalam waktu 1 tahun sudah mulai tumbuh," ucap dia.
"LSPR itu tidak eksklusif tapi inklusif, tidak harus sesuai dari LSPR saja, enggak. Bahkan banyak yang pilihan-pilihan dari Pemda binaan dari organisasi lain yang butuh tambahan energi kita latih," demikian kata dia. (Andi Saddam)




