POJOKSATU.id - Sebuah kelompok mahasiswa yang sebelumnya mengadakan protes di depan Plaza Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana untuk mengadakan protes lanjutan.
Hal ini sebagai akibat dari kerusuhan yang terjadi antara massa dan petugas, yang mengakibatkan sejumlah mahasiswa terluka pada hari Senin, 22 Mei 2023.
Saar itu orang yang berpartisipasi dalam demonstrasi pada awal pekan lalu menyebut diri mereka sebagai Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi. Mereka menyampaikan aspirasi mereka terkait revitalisasi Pasar Kranji Baru, Kota Bekasi.
Salah satu anggota demonstran yang terluka di bagian pelipis, Nanda Ginanjar. Dia menjelaskan kerusuhan dimulai dari dorongan-dorongan yang terjadi antara massa dan petugas yang berjaga.
BACA JUGA: Penjelasan Kepala Satpol PP Kota Bekasi Soal Insiden dengan Mahasiswa
Permintaan mahasiswa untuk menghadirkan Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di depan gerbang Plaza Pemkot Bekasi tidak dipenuhi, sehingga massa akhirnya menyerbu halaman Plaza Pemkot Bekasi.
Massa berhasil menerobos pintu gerbang yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan Satpol-PP setelah terjadi dorongan-dorongan.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Mulia Pratama itu menyebutkan massa yang berhasil masuk kemudian diamankan oleh petugas.
Pengamanan yang dianggap berlebihan oleh mahasiswa membuat emosi massa semakin memanas.
"Karena cara pengamanan yang dilakukan oleh aparat Satpol-PP terlalu berlebihan," katanya pada hari Selasa, 23 Mei 2023
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa dia mengalami pemukulan yang diduga dilakukan oleh petugas Satpol-PP yang tidak bertanggung jawab, yang mengakibatkan luka di wajahnya saat ia mencoba menyelamatkan salah satu pengurus protes yang hendak ditangkap oleh petugas.
Tidak hanya itu, upaya mahasiswa lain untuk menyelamatkannya juga menyebabkan luka di punggung mereka karena ditarik oleh petugas.
BACA JUGA: Pemuda Mahasiswa Nusantara Dukung Ganjar Sumsel Gelar Seminar dan Diskusi Bareng Milenial di Palembang
Beberapa perwakilan massa juga mengalami tindakan represif di luar pagar sebelum kerusuhan akhirnya bisa dihentikan.
"Rekan-rekan telah melaporkan kejadian ini ke polisi dan akan melanjutkan aksi untuk mengusir pelaku kekerasan," demikian kata dia.
Penulis: Surya Bagus - Radarbekasi.id
Editor: Andi Saddam




