BEKASI.POJOKSATU.id - Mahasiswa London School of Public Relation (LSPR) Bekasi menggelar acara BhoomeEco dengan mengusung tema isu 'Food Waste' di Salihara Art Centre, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu, 28 Juli 2024.

Tujuan acara ini meningkatkan kesadaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengurangi food waste.

Selama acara BhoomeEco berlangsung menampilkan beberapa acara yaitu talkshow dan exhibition yang semuanya berfokus pada isu food waste dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: Mahasiswa Fakultas Komunikasi LSPR Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Wanasari

Selain itu, menampilkan beberapa hiburan yang terdiri dari LSPR Band dan LSPR Dance.

Event ini menyediakan satu booth foto yang terletak di depan pintu masuk untuk para pengunjung yang ingin berfoto ria dengan pengiriman foto melalui 2 opsi yaitu soft file dan barcode.

Tiket untuk acara ini dibanderol mulai dari Rp65.000 untuk talkshow atau exhibition, dan Rp100.000 untuk bundling talkshow dan exhibition.

Ketika memasuki ruang exhibition, pengunjung akan menemukan beberapa hiasan dinding dari botol bekas yang dihiasi dan ada beberapa papan interaktif, pameran lomba foto, hingga tumpukan botol bekas yang dihias menyerupai bumi.

Wakil Kepala Program Studi Marketing Communication LSPR Melvin Bonardo Simanjuntak mengatakan kegiatan community development ini hadir sebagai bentuk dukungan Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR terhadap kurikulum merdeka belajar dan pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) pada program Kampus Merdeka”.

“Melalui konsentrasi marketing communication, kami berharap Mahasiswa dan mahasisiswi LSPR mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari serta mengasah kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya, termasuk komunitas dan isu-isu SDG yang relevan," demikian kata dia.

Pada acara ini ada beberapa kegiatan seperti kompetisi foto dengan tema pencemaran lingkungan akibat food waste), papan interaktif untuk menunjukkan rasa sayang terhadap bumi.

BhoomeEco: Choose Eco, Not Ego! diharapkan dapat menjadi platform edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengurangi food waste.***