BEKASI.POJOKSATU.id - Seorang mantan petinju yang merupakan Aparatur Negeri Sipil (ASN) dari Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi menampar terhadap ASN lain dari Satpol PP Kota Bekasi, Selasa, 28 November 2023.

Dari rekaman yang diterima bekasi.pojoksatu.id, video yang berdurasi 28 detik tersebut memperlihatkan petugas Satpol-PP tiba-tiba langsung ditampar oleh ASN Distaru tersebut.

Kejadian tersebut terjadi di lingkungan Pemkot Bekasi. Saat itu korban sedang ngobrol bersama rekan-rekannya yang merupakan Satpol PP Kota Bekasi di pintu masuk khusus motor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Bekasi Kamis 30 November 2023: Hujan Ringan hingga Berat di Siang dan Sore Hari

Korban kala itu ingin bersalaman kepada lelaki yang saat itu baru datang mendatangi pelaku. Akan tetapi, ajakan baik korban tidak berbanding lurus oleh pelaku yang secara tiba-tiba menampar korban.

Korban yang ditampar secara spontan tidak bergerak dan seperti kebingungan apa yang dilakukan oleh pelaku tersebut.

Korban diketahui bernama yakni Efendi sementara itu, pelaku penamparan yakni Fredi.

Melihat hal itu, tiga orang rekan korban yang sedang berjaga langsung berusaha memisahkan pelaku dengan korban.

Baca Juga: Kenaikan UMK Berdasarkan PP 51 Tahun 2023 Tak Akomodir Kebutuhan Kaum Buruh

"Saat dia melintas langsung menghampiri saya. Tanpa bertanya saya langsung di tampar," kata Efendi, Rabu, 29 November 2023.

Saat melakukan penamparan tersebut, pelaku mengatakan korban membuat istrinya dikeluarkan sebagai pelatih anggar.

"Setelah menampar saya. Fredi bilang kalau saya yang menjelekan istrinya yang menjadi pelatih anggar di salah satu kelurahan. Saya jawab, 'Saya gak tau bang urusan itu,'" tegas Efendi.

Mendapatkan perlakuan tersebut, korban akan melaporkan ke pimpinan Satpol PP dan juga Polres Metro Bekasi Kota.

"Saya akan laporkan kejadian ini ke kepolisian. Karena saya tidak tahu apa-apa terkait istrinya dikeluarkan sebagai pelatih anggar. Tanpa bertanya saya ditampar. Saya akan laporkan ke pimpinan juga dan kepolisian," demikian kata dia dia.***