BEKASI.POJOKSATU.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi untuk tidak merasa minder dengan status sekolahnya. Hal itu ia sampaikan saat berkunjung ke sekolah tersebut pada Rabu, 16 Juli 2025.
“Jangan merasa minder karena belajar di sekolah rakyat. Kalian harus percaya diri, yakin bahwa kalian bisa menjadi anak-anak Indonesia yang hebat,” tegas Abdul dalam sambutannya di hadapan para siswa dan guru.
Abdul menekankan bahwa rasa percaya diri dan semangat belajar adalah kunci utama dalam menggapai cita-cita, terlepas dari latar belakang sekolah maupun kondisi sosial ekonomi.
Baca Juga: Motor Terperosok ke Dalam Septic Tank di Jatibening, Tim Damkar Lakukan Evakuasi Dramatis
Selain itu, Abdul juga mendorong seluruh siswa di Sekolah Rakyat untuk mengikuti seluruh program pendidikan yang disediakan dengan penuh semangat dan sukacita.
“Ikuti program ini dengan sungguh-sungguh. Ikuti semua kegiatan dengan penuh sukacita. Jangan ada yang merasa terpaksa. Gembira, itu kunci sukses kita dalam belajar,” pesan Abdul.
Ia juga menepis anggapan bahwa Sekolah Rakyat adalah tempat "penghukuman" bagi siswa tertentu. Justru, menurutnya, sekolah ini menjadi ruang alternatif yang dirancang untuk mendukung potensi setiap anak.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Tekankan MPLS Harus Edukatif dan Ciptakan Iklim Sekolah Ramah Anak
“Jangan merasa sekolah ini sebagai tempat kalian dihukum. Ini tempat kalian tumbuh dan berkembang menjadi generasi hebat bangsa ini,” pungkasnya.
Kunjungan Abdul Mu’ti ke SRMA 13 Bekasi merupakan bagian dari program pemantauan dan penguatan pendidikan alternatif berbasis inklusif yang sedang dijalankan Kemendikdasmen.***




