BEKASI.POJOKSATU.id - Keributan antar suporter dalam pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Chandrabhaga dipicu oleh kehadiran pendukung Persib yang melanggar aturan.
Meskipun regulasi Liga 1 PSSI melarang suporter tim tamu hadir, sejumlah besar pendukung Persib tetap nekat datang.
Penyebab utama kericuhan adalah distribusi tiket yang tidak sesuai aturan. Tiket yang seharusnya hanya untuk pendukung Persija, The Jakmania, justru tersebar ke tangan suporter Persib, Bobotoh dan Viking. Hal ini menciptakan ketegangan di tribun yang seharusnya steril dari suporter tim tamu.
Baca Juga: Polisi Masih Buru Pelaku Lain Penggeroyokan di Stadion Patriot
Kepolisian Metro Bekasi Kota mengungkapkan bahwa penjualan tiket di sektor barat yang tidak terkontrol menjadi penyebab utama banyaknya suporter Persib yang masuk stadion.
Tak pelak, ini mengakibatkan bentrokan dan korban luka dari pihak suporter Persib.
"Jadi, tiket Jakmania yang didistribusikan melalui korwil berada di sektor timur, selatan, dan utara. Sementara tiket online berada di sektor barat, sekitar 6.000 lembar," ungkap Kompol Agus Rohmat.
Polisi sudah menangkap 2 pendukung Persija atas kasus penganiayaan dan masih memburu yang lainnya.
Baca Juga: Warga Jatikarya Tak Dapat Kepastian Hukum dari Pengadilan Negeri Kota Bekasi
Ironisnya, penggeroyokan di tribun terjadi karena kedua tersangka memprovokasi penonton lain bahwa korban adalah pendukung Persib.
Padahal, korban adalah pendukung Persija. Alhasil, karena dikeroyok dia dirawat di rumah sakit.***




