POJOKSATU.id, BEKASI - Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) menargetkan pemasangan 1.000 titik wifi gratis di setiap ruang publik.

Program tersebut dicanangkan sejak tahun 2018 lalu dan merupakan visi dari wali kota terpilih dan upaya mendorong Kota Bekasi sebagai smart city.

Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi, Hudi Wijayanto, menjelaskan tahun 2018 telah memasang 382 titik wifi gratis di beberapa titik ruang publik Kota Bekasi.

Pemasangan tersebut mengacu pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018 Pemkot Bekasi yang menargetkan sebanyak 1.000 titik wifi dapat terpasangan di beberapa titik ruang publik.

BACA JUGA: Pemkot Bekasi Tambah Kamera CCTV

”Nah, dari yang eksisting sudah terpasang itu ada 318 titik wifi. Dan di tahun 2022 ada penambahan 382 titik wifi yang akan dipasangkan,” dia.

Sehingga, sepanjang tahun 2018 hingga 2022 pemasangan titik wifi gratis diklaim telah terpasang sebanyak 700 titik.

“Sepanjang tahun 2018 sampai 2022 telah terpasang dan di tahun 2023 ini akan dilanjutkan,” ucap dia.

Diketahui Kota Bekasi sendiri telah memiliki 12 kecamatan dengan jumlah 57 kelurahan.

”Jadi targetnya di 12 kecamatan dengan jumlah 57 kelurahan ini wifi gratis dapat dinikmati oleh masyarakat di wilayah Kota Bekasi,” tuturnya.

Untuk melanjutkan program RPJMD di tahun 2018 ini, pihak Diskominfostandi pada awal bulan Januari 2023 telah melakukan persiapan pembangunan infrastruktur wifi gratis dan di bulan Februari sudah dapat terpilih pihak penyediaan.

“Sekarang sudah mulai on progres sehingga target 1.000 pemasangan wifi gratis ini bisa terealisasi, jadi awal bulan Januari ini kami sudah bersiap-siap,” terang dia.

Target pemasangan 1.000 wifi diklaim hanya tinggal menyisakan 300 pemasangan di beberapa titik ruang publik. Sebelum masa kerja wali kota terpilih selesai target pemasangan 1.000 WiFi ini sudah dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di Kota Bekasi.

“Kami target di bulan Juni itu sudah bisa digunakan atau dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya. (Dewi/radarbekasi.id)