BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak 360 siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 3 Kota Bekasi, Senin (13/7/2026).
Sejak pagi, para siswa tampak datang didampingi orang tua masing-masing. Mereka kemudian mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang dijadwalkan berlangsung hingga Jumat mendatang.
Guru Kesiswaan SMPN 3 Kota Bekasi, Saif Fathan Al Faruq, mengatakan sekolah pada tahun ajaran 2026/2027 menerima sebanyak 360 peserta didik baru.
“Alhamdulillah, untuk tahun ini SMPN 3 Kota Bekasi menerima 360 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027,” kata Saif kepada awak media.
Saif menjelaskan, MPLS tahun ini mengusung tema ramah anak. Salah satu fokus utama kegiatan tersebut ialah mencegah segala bentuk perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Menurut dia, seluruh kegiatan dirancang agar siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan aman dan nyaman, tanpa tindakan kekerasan maupun perploncoan.
“Di sini menerapkan bahwa ramah anak itu berarti tidak ada sama sekali perundungan atau bullying yang terjadi selama masa MPLS,” ujarnya.
Selain mengenalkan lingkungan, tata tertib, guru, dan fasilitas sekolah, para siswa juga akan mendapatkan materi mengenai pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau NAPZA.
Baca Juga : Pendataan 282 Ribu Usaha di Bekasi Ditargetkan Rampung Agustus
Materi lain yang disampaikan meliputi pencegahan pergaulan bebas serta edukasi mengenai perilaku berisiko yang dapat berdampak terhadap masa depan pelajar.
“Kemudian materi yang disampaikan terkait pencegahan NAPZA dan pergaulan bebas. Kami juga sudah mendapatkan materi langsung dari Kementerian Pendidikan,” jelasnya.
Untuk memperkuat edukasi, pihak sekolah turut menggandeng sejumlah unsur, mulai dari kepolisian hingga lembaga perlindungan anak sebagai pemateri dalam rangkaian MPLS.
Para siswa nantinya diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, baik secara verbal, fisik, maupun perundungan yang dilakukan melalui media sosial dan platform digital.
“Kami nanti mengundang pihak KPAI sebagai pembicara. Mereka akan menjelaskan apa saja yang termasuk bullying verbal, fisik, maupun secara online,” tutup Saif.***




