BEKASI.POJOKSATU.id - Dua kelompok pelajar dari sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berbeda terlibat dalam aksi tawuran di Jalan Raya Narogong dekat Flyover Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis, 5 Oktober 2023.

Dalam aksi tersebut, para pelajar membawa senjata tajam seperti celurit dan parang, serta petasan.

Rekaman amatir yang diterima oleh Redaksi bekasi.pojoksatu.id menunjukkan dua kelompok pelajar SMK swasta tawuran di Jalan Raya Narogong, menggunakan senjata tajam yang mereka bawa.

Baca Juga: Polsek Bekasi Selatan Bantah Ada Pelajar Tewas Karena Tawuran Kecelakaan, Ini Fakta Sebenarnya

Dalam rekaman tersebut, salah satu pelajar terlihat terjatuh akibat tawuran tersebut, sementara pengendara lain berhenti untuk menghindari risiko menjadi sasaran, bahkan ada yang memutarkan kendaraannya.

Kejadian ini melibatkan dua kelompok pelajar SMK dari Pondok Gede menuju arah Bantargebang, yang bertemu di lokasi Cipendawa.

Menurut keterangan seorang warga bernama Aldi, 20 tahun, kejadian dimulai saat kedua kelompok pelajar tersebut melemparkan petasan dan kemudian terlibat bentrokan menggunakan senjata tajam.

Baca Juga: Puluhan Pelajar Asal Cileungsi Tepergok Hendak Tawuran di Narogong

"Saya kan lagi jaga warung, nah tiba-tiba mendengar suara petasan. Tidak lama kemudian dua kelompok langsung melakukan aksi tawuran," kata dia, Jumat, 6 Oktober 2023.

Aldi menyebutkan bahwa para pelajar membawa lebih dari 10 senjata tajam dengan berbagai ukuran yang berbeda.

"Langsung aja tutupin (warung) takutnya pada ke sini doang,” ucap dia.

Meskipun Aldi tidak yakin dari sekolah mana kelompok pelajar tersebut berasal, ia menegaskan bahwa senjata tajam yang mereka bawa sangat mengkhawatirkan, dan akhirnya ia memutuskan untuk menutup warungnya karena takut situasi semakin memburuk.***