POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Geng motor tak selamanya identik dengan kegiatan negatif. Banyak geng motor yang hanya berkumpul di suatu tempat, jalan bersama, dan membuat kegiatan positif.
Akan tetapi ada juga geng motor dengan aktivitas yang cenderung mengarah ke kriminalitas seperti tawuran.
Tak jarang pula anggota geng motor ini masih berstatus sebagai pelajar. Karena terbawa teman-teman sekomunitas, mereka tak jarang terseret kegiatan negatif.
Dinas Pendidikan Kota Bekasi bakal memberikan teguran kepada para pelajar yang terbukti mengikuti suatu geng motor.
BACA JUGA: 4 Pelajar Diduga Bakal Tawuran, Polisi Langsung Tangkap
“Tentu kami melalui sekolahnya masing-masing akan memberikan teguran, teguran itu ada jenjangnya ada teguran satu, dua dan tiga," kata Sekretaris ahrefDinas Pendidikan Kota Bekasi Deded Kusmayadi, baru-baru ini.
"Jika sampai teguran ketiga masih dilakukan, maka tindakan yang lebih dari sekedar teguran tentu dengan proposional yang berlaku,” sambung dia.
Sekolah pun terus diminta mengimbau siswanya agar tak terjerumus kegiatan negatif seperti bergabung dengan geng motor.
“Saya selalu ingatkan kepada sekolah untuk memberikan peringatan kepada siswa agar mereka tidak terjerumus dalam kegiatan yang bersifat negatif,” tutur Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Asep Sudarsono. (dewi/radarbekasi.id/andi saddam/pojoksatu.id)




