POJOKSATU.id - Kurang dari satu tahun setelah diluncurkan oleh Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, toko online Bebeli telah berhasil mencapai transaksi senilai puluhan miliar.

Bebeli merupakan langkah inovatif dari Dani Ramdan dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Kabupaten Bekasi.

Pegawai negeri sipil (ASN) diarahkan untuk membeli produk UMKM Bekasi melalui platform online tersebut sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Ida Farida menjelaskan bahwa manfaat dari toko online Bebeli sudah terasa. Sejak adanya Bebeli, pemasaran produk UMKM semakin meluas.

"Ada sekitar 800 UMKM yang terdaftar di Bebeli dari 23 kecamatan. Alhamdulillah, omset mereka melalui Bebeli sangat luar biasa," ujar Ida.

BACA JUGA: Semangat Damai di Tahun Politik Lebaran Bekasi

Bebeli telah terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dengan nomor 627 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta menjadi mitra toko online LKPP.

Ida menjelaskan bahwa mayoritas pembeli di Bebeli berasal dari kalangan ASN dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Bagi pemerintah daerah, ini merupakan kewajiban untuk membeli produk UMKM. Sebanyak 40 persen dari total anggaran belanja pemerintah daerah melalui APBD dilakukan melalui Bebeli," tambahnya.

Ida juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk bergabung dengan Bebeli. Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan kemudahan dalam hal izin kepada UMKM.

"Kami akan mengajak UMKM yang belum bergabung dengan Bebeli. Prosesnya mudah, termasuk penerbitan NIB (Nomor Induk Berusaha) yang kami bantu secara gratis," kata Ida.

Program toko online Bebeli ini langsung diluncurkan oleh Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan pada 29 November 2022 sebagai inovasi dalam mendukung UMKM.

Editor: Andi Saddam