BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi tawuran kerap terjadi di wilayah Kota Bekasi tak jarang menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka, harus menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Selain kerap membuat korban jiwa ataupun luka-luka, aksi tawuran juga membuat masyarakat menjadi resah. Aktivitas dan keamanan mereka terganggu.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendesak Pemkot Bekasi turun tangan dengan melakukan program-program nyata menanggulangi aksi tawuran.

Baca Juga: Hasrat Pengin Tawuran 5 Remaja Ini Kandas Setelah Bertemu Polisi, Begini Ceritanya

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daradjat Kardono mengatakan Pemkot Bekasi harus lebih aktif melakukan pencegahan aksi tawuran antarremaja.

"Dispora dan dinas-dinas terkait lainnya, harus mewadahi atau membuat program-program kepemudaan," tegas Kardono, Senin, 1 Juli 2024.

Program yang akan dilakukan, bisa berkaca ke beberapa wilayah lainnya yang sudah sukses membuat program kepemudaan.

“Program itu bisa melalui sarana survei atau benchmarking ke daerah lain yang telah sukses menata program kepemudaan dengan baik,” ucap dia.

Selain itu juga, dirinya meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan patroli rutin di beberapa titik yang dianggap rawan.

Baca Juga: Imbas Tawuran di Bekasi Timur, 11 Pelajar dari 3 SMK Terancam Penjara Bertahun-Tahun

Kardono mengatakan seluruh stake holder harus memberikan pembinaan kepada para remaja yang melakukan tawuran. Serta mendorong orang tua untuk turut aktif mengawasi anak nya tersebut.

“Agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan-kegiatan yang positif, spiritual dan peningkatan moral dan spiritual,” demikian kata dia.***