BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah menyiapkan dua lokasi untuk pelaksanaan pendidikan militer sebagai upaya pembinaan terhadap pelajar yang terlibat dalam kenakalan remaja. Dua lokasi yang disiapkan berada di Batalyon Infanteri Mekanis 202/Tajimalela, Rawalumbu, dan Batalyon Armed 7/155 GS, Bantargebang.
Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap inisiatif Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam membentuk karakter generasi muda melalui pelatihan semi militer. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menyambut positif gagasan tersebut.
"Bekasi memiliki fasilitas yang memadai seperti Batalyon 202 dan Batalyon Armet yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ini," ujar Tri pada Sabtu, 3 Mei 2025.
Baca Juga: Penyesalan Ayah Aura Cinta saat Putrinya Jadi Bulan-Bulanan Netizen
Menurutnya, program ini bertujuan mengembalikan semangat kebangsaan dan membentuk kedisiplinan serta ketangguhan mental pelajar. "Saya melihat ini sebagai bentuk edukasi yang bisa menjadi pembinaan psikologis dan semangat nasionalisme bagi anak-anak kita," kata dia.
Meski demikian, Tri mengakui masih perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas program ini dalam menekan angka tawuran.
"Yang terpenting adalah adanya langkah konkret. Efektif atau tidaknya bisa kita lihat kemudian, yang penting sekarang ada inisiatif dan program yang dijalankan," demikian kata dia.***




