BEKASI.POJOKSATU.id - Kecelakaan kereta api antara Commuter Line dan KA Argo di kawasan Stasiun Bekasi Timur masih menjadi perhatian publik.
Pengamat transportasi, Milton Daeli, meminta proses investigasi dilakukan secara menyeluruh, terutama terkait kemungkinan gangguan pada sistem persinyalan kereta api.
Menurut Milton, kesimpulan terkait penyebab kecelakaan tidak boleh terburu-buru diarahkan kepada operator maupun petugas di lapangan sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
“Ini yang harus dibuka secara terang. Jangan sampai operator di lapangan langsung dijadikan pihak paling bersalah,” ujar Milton, Jumat, 8 Juni 2026.
Baca Juga: Metode Seleksi SPMB Kota Bekasi 2026 untuk SD Negeri, Orang Tua Wajib Catat
Ia menjelaskan, dalam operasional perkeretaapian modern, masinis menjalankan perjalanan berdasarkan instrumen dan sinyal resmi yang diterima selama perjalanan. Karena itu, dugaan adanya kesalahan sistem juga harus menjadi fokus pemeriksaan.
“Kalau investigasi membuktikan sinyal memang hijau, maka arah pemeriksaan semestinya tidak hanya ke operator KAI,” katanya.
Milton menilai investigasi teknis sebaiknya menunggu hasil pemeriksaan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT. Menurutnya, kecelakaan transportasi umumnya dipengaruhi banyak faktor sehingga tidak bisa disimpulkan secara sepihak.
“KNKT dibentuk memang untuk mengurai akar persoalan teknis. Polisi sebaiknya menunggu hasil investigasi KNKT agar penegakan hukum tidak keliru sasaran,” ujarnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya tuntutan transparansi dari masyarakat terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Wawali Bekasi Apresiasi Soliditas KADIN, Dorong Sinergi Perkuat UMKM dan Ekonomi Daerah
Publik, kata Milton, berhak mengetahui apakah insiden terjadi akibat human error atau adanya gangguan dalam sistem keselamatan perkeretaapian.
“Kasus ini diperkirakan akan menjadi perhatian serius, tidak hanya bagi operator kereta api, tetapi juga regulator transportasi nasional, mengingat keselamatan publik menjadi taruhannya,” tutupnya.***




