BEKASI.POJOKSATU.id - RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid (CAM) Kota Bekasi pernah dipilih sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan kasus virus Covid-19 di wilayah Bekasi dan sekitarnya oleh pemerintah pusat.

Hal itu merupakan salah satu prestasi RSUD di bawah kepemimpinan dr. Kusnanto Saidi selaku direktur utama RSUD dr. CAM.

Pengamat Kebijakan Publik Yanuar Wijanarko menilai dedikasi yang ditunjukkan oleh dr. Kusnanto merupakan bukti masih ada pejabat yang bersedia berkorban demi kepentingan masyarakat Bekasi.

Baca Juga: Sidang Commission on the Status of Women (CSW) ke-68 di New York: Delegasi Indonesia Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Pengurangan Kemiskinan

Yanuar menilai bahwa upaya penanganan Covid-19 di Bekasi menunjukkan kepemimpinan dan kepedulian sosial dr. Kusnanto yang sudah teruji.

"Ini menjadi bekal yang kuat bagi dr. Kusnanto jika ia berencana menjadi calon Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2024. Dalam pandangan Yanuar, dr. Kusnanto telah menunjukkan kepemimpinan yang teruji, manajemen yang baik, serta kepedulian terhadap masyarakat, terutama selama penanganan pandemi Covid-19," kata dia

Baca Juga: 101 Orang Minat Jadi Panwascam untuk Pilkada Kota Bekasi, Hanya Dipilih 10 Orang

Oleh karena itu, Yanuar berpendapat bahwa prestasi dan kinerja nyata dr. Kusnanto dalam menghadapi pandemi Covid-19 dapat menjadi pertimbangan penting bagi para pemilih, terutama pemilih pemula dan swing voters, yang cenderung lebih tertarik pada calon yang telah menunjukkan aksi nyata daripada sekadar janji politik semata.***