BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menutup Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Raya Ahmad Yani, tepat di depan Metropolitan Mall.
Penutupan ini menimbulkan kekhawatiran bagi pejalan kaki yang selama ini mengandalkan fasilitas tersebut untuk menyeberang jalan.
Meskipun terdapat papan informasi bahwa JPO sedang dalam proses perbaikan, tidak terlihat adanya pekerja yang melakukan pengerjaan di lokasi.
Kondisi tersebut membuat warga semakin resah karena tidak tersedia akses penyeberangan yang aman di kawasan yang dikenal sebagai salah satu titik tersibuk di Kota Bekasi.
Baca Juga: BPBD Kota Bekasi Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Natal dan Tahun Baru 2026
Akibatnya, para pejalan kaki kini terpaksa menyeberang langsung di jalan raya yang dipadati kendaraan dengan kecepatan tinggi. Salah seorang pejalan kaki, Alif (27 tahun), mengaku merasa cemas setiap kali hendak menyeberang.
“Ya sangat khawatir, apalagi kendaraan pada ngebut. Takut ketabrak,” ujar Alif, Rabu 10 Desember 2025.
Ia menilai Pemkot Bekasi seharusnya menyediakan alternatif penyeberangan sementara agar keselamatan pejalan kaki tetap terjamin.
Baca Juga: Pencairan Dana Hibah RW Baru Mencapai 99,51 persen
“Di sini nggak ada zebra cross, lampu penyeberangan juga nggak ada. Harapannya ada solusi sementara, atau petugas Dishub, Pol PP, atau polisi yang bantu nyebrang,” tambahnya.
Penutupan JPO tersebut dilakukan untuk perbaikan menyusul temuan struktur jembatan yang tidak memiliki penyangga besi pengaman. Hingga saat ini, warga berharap perbaikan segera dilakukan agar jalur penyeberangan kembali dapat digunakan dengan aman.***




