BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bekasi tengah mengembangkan Perpustakaan Kota Bekasi dengan konsep modern yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang edukasi, kreativitas, dan interaksi masyarakat.
Gedung yang dirancang memiliki lima lantai tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas berbasis teknologi, seperti studio animasi, ruang audiovisual, working space, hingga area hiburan untuk anak-anak.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, mengatakan konsep perpustakaan modern ini dihadirkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Targetkan Perpustakaan Modern Rampung dalam 2-3 Tahun
"Perpustakaan ini tidak hanya menjadi sarana mencari buku, tetapi juga akan menyediakan fasilitas hiburan dan ruang interaktif bagi anak-anak," kata Tri, Jumat, 10 Juli 2026.
Menurutnya, perpustakaan masa kini harus mampu menghadirkan lebih dari sekadar ruang baca. Karena itu, berbagai fasilitas penunjang kreativitas generasi muda turut disiapkan dalam pengembangannya.
"Nantinya akan ada studio animasi, audio visual, dan jika memungkinkan fasilitas sembilan dimensi karena teknologi saat ini sudah berkembang ke arah tersebut," ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga akan menyediakan ruang interaktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas positif.
Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Dorong Generasi Muda Jadi Wirausaha untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Tri menambahkan, perpustakaan tersebut akan dilengkapi working space dengan akses internet berkecepatan tinggi agar pengunjung dapat belajar, bekerja, maupun berkolaborasi dengan nyaman.
"Harapannya, perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat membaca dan mencari ilmu," jelasnya.
Pemkot Bekasi juga memastikan pembangunan gedung memperhatikan aspek inklusivitas. Seluruh lantai akan dapat diakses penyandang disabilitas melalui penyediaan lift dan jalur khusus.
"Meskipun gedung ini nantinya memiliki lantai tiga hingga lantai lima, tetap akan tersedia lift dan jalur khusus bagi penyandang disabilitas," tutur Tri.
Pembangunan Perpustakaan Kota Bekasi ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga tahun. Setelah selesai, fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat literasi modern sekaligus ruang publik yang mendukung kreativitas, inovasi, dan produktivitas masyarakat Kota Bekasi.***




