BEKASI.POJOKSATU.id - Sebanyak 10 orang yang diduga terlibat dalam praktik premanisme diamankan oleh anggota Polsek Bekasi Barat dalam operasi Brantas Jaya 2025. Mereka kerap membuat resah masyarakat, khususnya di wilayah Kota Bekasi.
Kapolsek Bekasi Barat, AKP Wahyudi, menjelaskan operasi dilakukan di 2 lokasi yang sering menjadi titik aktivitas preman dan praktik pungutan liar, yakni Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bintara, serta Jalan Pemuda, Kranji.
“Mereka kami amankan dari wilayah I Gusti Ngurah Rai dan Bintara,” kata Wahyudi kepada wartawan, Kamis, 15 Mei 2025.
Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual, Karyawati Pabrik di Cikarang Laporkan Atasan kepada Polisi
Menurut Wahyudi, para terduga pelaku merupakan pak ogah yang kerap menghadang pengendara untuk meminta uang. Setelah diamankan, mereka diminta membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya dan kemudian diberikan pembinaan.
“Setelah membuat pernyataan, mereka dibina dan kemudian dipulangkan,” ujar dia.
Wahyudi menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi warga.
Baca Juga: Dishub Bekasi Akan Terapkan Sistem Satu Arah di Jalan KH Agus Salim dan Jalan Perjuangan
“Operasi ini merupakan bagian dari upaya kami memberantas praktik premanisme dan pungli yang mengganggu kenyamanan masyarakat. Kami ingin memastikan ruang publik tetap aman dan bebas dari tindakan melanggar hukum,” kata dia menutup.***




