BEKASI.POJOKSATU.id – Polsek Bekasi Utara menunjukkan kesiapsiagaan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pohon tumbang yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kaliabang Rorotan RT 9 RW 6, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Senin, 15 Desember 2025.
Setelah menerima pengaduan melalui layanan pengaduan Polres Metro Bekasi Kota, personel Polsek Bekasi Utara segera mendatangi lokasi kejadian. Penanganan di lapangan dipimpin oleh Perwira Pengendali IPTU Purwoko Susilo selaku Panit Intel Polsek Bekasi Utara, didampingi KSPK AIPTU Agus Triyono, serta didukung anggota Reskrim dan Samapta.
Di lokasi, petugas menemukan satu pohon randu atau kapuk tumbang yang mengancam keselamatan warga sekitar serta jaringan listrik. Langkah awal yang dilakukan adalah pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta koordinasi dengan PLN dan BPBD Kota Bekasi.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Umumkan Hasil Monev PPID 2025, BPKAD Raih Peringkat Teratas
Tak berselang lama, petugas PLN dari Jakarta Utara yang dipimpin Agus tiba di lokasi dan melakukan pemadaman sementara aliran listrik pada tiang terdampak guna menghindari risiko korsleting. Selanjutnya, proses evakuasi pohon tumbang dilakukan oleh BPBD Kota Bekasi yang dipimpin Abdul bersama tiga personel, dibantu tim Damkar yang dipimpin Handoyo serta partisipasi aktif warga setempat.
Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafii, menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan tepat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, sehingga kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan bisa segera dilakukan,” ujar Kompol Imam Syafii.
Baca Juga: Sekda Kota Bekasi Buka Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, Tekankan Edukasi dan Penghapusan Stigma
Berkat sinergi lintas instansi dan dukungan warga, pohon tumbang berhasil dievakuasi dengan aman dan situasi di lokasi kembali kondusif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti kolaborasi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keselamatan lingkungan.***




