BEKASI.POJOKSATU.id - Keluar menjadi juara dalam ajang AXIS Nation Cup 2024, SMA Hutama andalkan beberapa pemain hingga pemain bintang muda dari Persija Jakarta.

Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, bahwa salah satu pemain muda Persija Jakarta yakni Rafa Abdurahman membawa SMA Hutama lolos ke babak selanjutnya, dalam kompetisi yang diadakan oleh AXIS Nation Cup.

Bermain sebagai anchor atau pemain yang bertahan dan pengatur serangan, bisa membawa SMA Hutama memenangkan pertandingan menghadapi SMA 8 Kota Bekasi.

Baca Juga: Menang Lewat Adu Pinalti, SMA Hutama Pastikan Wakili Kota Bekasi Dalam Kompetisi AXIS Nation Cup

Pelatih tim SMA Hutama, Imam Hutama, menjelaskan, bahwa tim asuhannya dalam pertandingan ada beberapa pemain yang menjadi andalan untuk memenangkan pertandingan, salah satunya yakni pemain muda Persija Jakarta.

"Kita mengandalkan Rafa Abdurahman yang merupakan pemain muda Persija Jakarta, selain itu juga ada Prisma, Rasya, Rafel dan juga Rian," ungkap Imam, kepada bekasi.pojoksatu.id, Minggu 15 September 2024.

Meskipun mengandalkan pemain-pemain tersebut, tim asuhannya tersebut terus berusaha untuk memenangkan setiap pertandingan.

"Kita tetap berusaha, karena yang bermain pada kompetisi tersebut bukan hanya mereka-mereka saja, melainkan semua pemain berjuang bersama-sama," ujar dia.

Imam menuturkan, untuk mengikuti kompetisi AXIS Nation Cup, SMA Hutama mempersiapkan timnya selama 2 tahun lebih.

Baca Juga: Dua Sekolah di Kota Bekasi Bertarung Maju ke Babak Final AXIS Nation Cup

"Kami persiapan sangat panjang, seperti kita latihan dalam seminggu itu bisa 4 sampai 5 kali sampai bosen anak-anak untuk latihan, namun kita selingi dengan jalan-jalan agar tidak bosen," jelas dia.

Sementara itu, Rafa Abdurahman, mengaku, terus memberikan motivasi kepada rekan-rekannya setiap pertandingan.

"Kita dari awal juga selalu fight setiap pertandingan dan SMA Hutama juga satu grup dengan sekolah juara bertahan itu yang lumayan berat," ucap dia.

Rafa menuturkan, dukungan dari para pendukung yang selalu hadir memberikan dukungan itu menjadi motivasi tersendiri untuk pertandingan.

Dia mengaku, persiapan lebih matang lagi karena pada babak selanjutnya akan menghadapi tim-tim yang lebih kuat dari berbagai wilayah Di Indonesia.

"Kita akan mengevaluasi setiap pertandingan dan akan berusaha kuat lagi pada babak selanjutnya," tutur dia.

Rafa membantah, bahwa menjadi pemain yang berlabel di Persija Jakarta tidak membuatnya meninggi di sekolah Hutama.

"Saya selalu menekankan ke temen-temen, bahwa kalau sudah dilapangan tidak ada lagi saya pemain Persija Jakarta atau seperti apa. Kita sama-sama berjuang untuk memenangkan pertandingan," tutup dia.