POJOKSATU.id - Sebanyak 345 jemaah calon haji (JCH) dari Kota Bekasi terancam digantikan jemaah calon haji lain jika belum melunasi biaya haji hingga Jumat, 12 Mei 2023.
Jika hingga 12 Mei jemaah calon haji tersebut belum melunasi biaya haji, maka akan digantikan oleh jemaah lainnya.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi, Hasbiallah, membenarkan hal tersebut.
Jemaah calon haji yang datang dan melaporkan pelunasan biaya haji selalu ada setiap hari meski tidak secepat awal waktu pelunasan.
BACA JUGA: Tahun Ini, 2.163 Warga Kabupaten Bekasi Naik Haji
"Kurang tahu apa motifnya, setiap hari pasti ada jemaah yang melunasi," tutur dia.
Sebenarnya pelunasan awal tanggal 5 Mei 2023, tetapi hingga saat itu masih ada 400 jemaah calon haji yang belum melunasi perpanjangan.
Karena, itu diperpanjang menjadi 12 Mei 2023. Jemaah yang tidak melunasi akan digantikan jemaah calon haji cadangan yang belum melunasi biaya haji. Jumlahnya sekira 237 orang.
Data JCH ini akan dievaluasi pada akhir waktu pelunasan.Selama masa perpanjangan waktu pelunasan sepekan ini, beberapa JCH bertanya via telepon, ada juga yang datang langsung ke kantor Kemenag.
Pertanyaan mereka rata-rata lantaran Bank Syariah Indonesia (BSI) saat akan melunasi biaya haji.
Dia tidak bisa menjawab secara langsung hal tersebut, tapi jemaah calon haji tetap dapat menyimpan uang di bank agar bisa memproses pelunasan biaya haji setelah sistem berjalan normal.
Penulis: Surya Bagus (radarbekasi.id)
Editor: Andi Saddam




