BEKASI.POJOKSATU.id - Selama tiga bulan air PDAM tidak mengalir di wilayah Kavling Alinda Permai RT 15 RW 03 Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi, hingga dikeluhkan sejumlah warga.
Salah satu warga sekitar, Anwar (55), menerangkan, akibat tidak adanya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, sejumlah warga harus mengambil dari mushola ataupun tetangga.
"Sudah tiga bulan kami tidak mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap Anwar, Kamis 2 Oktober 2025.
Untuk itu, sejumlah warga rela mengantre di musholla untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Baca Juga : Tidak Ingin Berdamai, DPC Partai PKB Kota Bekasi Tetap Lanjut Kasus Penganiyaan Yang Dialami Anggota
"Sejak mati PDAM kami mandi di toilet mushola yang ada di lingkungan sini saja, atau menampung menggunakan galon," jelas dia.
Dirinya harus beberapa kali bulak-balik menampung air bersih menggunakan galon, dari mushola untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.
"Kalau saya pribadi mandi di musholla, tapi untuk anak-anak dan isteri saya mandi di rumah menggunakan air galon yang sebelumnya saya tampung," tegas dia.
Baca Juga : Dinkes Bekasi Temukan Ulat di Menu Program Makan Bergizi Gratis, Janji Perketat Pengawasan
Dengan adanya kondisi tersebut, Anwar sudah melakukan pelaporan ke pihak PDAM Tirta Patriot baik melalui media sosial ataupun mengirimkan surat secara resmi.
Anwar mengaku, setiap bulannya selalu membayar tagihan sebesar Rp 200.000, namun pelayanan kepada pelanggan tidak memuaskan.***




