BEKASI.POJOKSATU.id - Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, secara resmi membuka kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2025 yang digelar di Balai Patriot Kota Bekasi, Minggu, 14 November 2025.
Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai HIV dan AIDS, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam upaya pencegahan serta penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap para penyintas.
Dalam sambutannya, Junaedi menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan aksi kolektif.
Menurutnya, kesadaran masyarakat mengenai HIV dan AIDS perlu terus ditingkatkan agar upaya penanggulangan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Warga Jatiasih Himpun Donasi Rp379 Juta untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi terus berkomitmen memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui edukasi serta penyediaan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor dinilai sangat penting, melibatkan unsur pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, komunitas, hingga media.
Junaedi juga menekankan bahwa persoalan HIV dan AIDS tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan semata, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, dibutuhkan empati, kepedulian, serta dukungan bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bermartabat bagi semua warga, termasuk para penyintas.
Baca Juga: Polres Metro Bekasi Kota Imbau Warga Ikuti Jalur Resmi Seleksi Polri dan TNI
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang HIV dan AIDS, menghindari perilaku berisiko, serta memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Junaedi optimistis angka penularan HIV dapat ditekan, sehingga Kota Bekasi dapat terus bergerak menuju masyarakat yang sehat, inklusif, dan bebas stigma.***




