BEKASI.POJOKSATU.ID - Polres Metro Bekasi Kota mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti mekanisme resmi dalam proses pendaftaran dan seleksi penerimaan anggota Polri maupun TNI.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan seorang warga yang mengaku menjadi korban penipuan setelah dijanjikan anaknya dapat diterima sebagai anggota Polri atau TNI melalui jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

Dalam kasus tersebut, korban telah mentransfer sejumlah uang kepada pihak yang mengaku mampu meloloskan seleksi. Namun, anak korban tetap tidak berhasil lolos, sementara total kerugian yang dialami mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Baca Juga: Polres Metro Bekasi Kota Selidiki Kasus Penipuan Modus Loloskan Seleksi Polri–TNI

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan anggota Polri harus dilakukan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan institusi.

“Jangan mudah percaya dengan tawaran masuk lembaga negara seperti Polri dengan imbalan sejumlah uang,” kata Braiel kepada awak media, Senin, 15 Desember 2025.

Ia menambahkan, proses rekrutmen di lingkungan Polri maupun TNI dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Braiel juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyerahkan uang kepada pihak mana pun yang mengklaim memiliki jalur khusus atau rahasia, karena hal tersebut umumnya merupakan modus penipuan.

“Setiap penerimaan anggota Polri dan TNI dilakukan secara transparan, sesuai aturan, dan tanpa pungutan biaya,” tutupnya.***