BEKASI.POJOKSATU.id – Ratusan lansia memadati halaman Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (3/6/2026). Mereka tampak antusias mengikuti puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang berlangsung meriah.
Berbagai kegiatan digelar dalam perayaan tersebut, mulai dari Bentang Batik Lansia, bermain angklung, bernyanyi bersama, hingga pentas seni yang menampilkan bakat para peserta. Sejumlah hasil karya lansia juga dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Kepala Bagian Tata Usaha STPL Bekasi, Jaswadi mengatakan, peringatan Hari Lansia Nasional tahun ini mengusung tema "Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh".
Menurutnya, tema tersebut menjadi semangat untuk mendorong para lansia tetap sehat, produktif, dan bahagia dalam menjalani masa tua.
"Harapan kami seluruh lansia yang ada di Indonesia sehat, bahagia, dan bisa menjalani hidup dengan penuh makna. Tentunya kami sebagai pemberi layanan akan memberikan pelayanan terbaik bagi para lansia," kata Jaswadi.
Ia menjelaskan, peringatan HLUN 2026 di STPL Bekasi merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak awal Mei lalu.
Sejumlah kegiatan sosial telah dilakukan dalam rangka menyambut Hari Lansia Nasional, seperti donor darah, operasi katarak, penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), hingga program bedah kamar bagi lansia yang tinggal di rumah tidak layak huni.
"Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak awal Mei. Selain donor darah dan operasi katarak, kami juga melakukan bedah kamar lansia di Kota Pariaman dan Kabupaten Pasaman," ujarnya.
Menurut Jaswadi, STPL Bekasi tidak hanya memberikan pelayanan kepada lansia yang tinggal di dalam sentra, tetapi juga menangani berbagai persoalan lansia di luar panti, termasuk lansia terlantar yang membutuhkan perlindungan sosial.
Baca Juga : PN Bekasi Tegaskan Eksekusi Lahan Kaliabang Tengah untuk Jamin Kepastian Hukum
Karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat memperkuat kolaborasi dalam pelayanan dan penanganan lansia agar semakin banyak warga lanjut usia yang mendapatkan kehidupan yang layak dan bermartabat.
"Peran pemerintah daerah sangat kami harapkan dalam penanganan lansia, baik di tingkat kabupaten, kota maupun provinsi," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang penghuni STPL Bekasi, Harun Sulistyono (88), mengaku terharu bisa mengikuti peringatan Hari Lansia Nasional tahun ini.
Ia menilai perayaan yang digelar menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap keberadaan para lansia.
"Bagi saya ini merupakan pengalaman pertama pemerintah memuliakan lansia. Baru kali ini saya merasakan peringatan yang semeriah ini," ungkap Harun.
Harun yang kini tinggal di STPL Bekasi mengaku bersyukur masih mendapatkan perhatian dan perlindungan dari pemerintah di masa tuanya.
"Saya berterima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial. Walaupun sebenarnya saya malu menjadi beban negara, tetapi saya bersyukur masih mendapat perhatian dan perlindungan," tuturnya.
Peringatan Hari Lansia Nasional ke-30 di STPL Bekasi berlangsung penuh kehangatan. Selain menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak lansia di Indonesia.***




