POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Meski pandemi covid-19 telah berakhir, bantuan langsung tunai (BLT) bagi warga prasejahtera tetap akan dianggarkan dari dana desa pada tahun 2023.

Pemerintah Desa Tamanrahayu, Kecamatan Setu, pada tahun 2023 berencana menganggarkan sekira 15 persen dana desa untuk BLT.

"Iya, kami tetap menganggarkan. Hari ini kita musdesus untuk menyepakati dana yang akan digunakan untuk BLT bersama BPD dan KSM," tutur Kepala Desa Tamanrahayu, Abdul Wahid, saat ditemui di kantor desa Selasa, 3 Januari 2022.

"Nama penerima akan diverifikasi ulang ajuan dari RT dan RW," tambah dia.

BACA JUGA: Desa Tamanrahayu Bawa 10 Program Prioritas

Lebih lanjut, Wahid menerangkan bahwa alokasi untuk BLT kira-kira sebesar Rp240 jutaan.

"Jadi setiap RT 2 orang, per RW 1 orang dan setiap dusun 1 orang," kata dia.

Nanti, pemerintah desa bersama dengan BPD dan KSM akan kembali menetapkan nama penerima yang sesuai dengan amanat pemerintah pusat.

Pemerintah pusat menetapkan kriteria penerima DLT Dana Desa adalah warga dengan kategori miskin ekstrem atau memiliki penyakit menahun. (Andi Saddam)