BEKASI, POJOKSATU.id - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi menggalakkan kesiapan ribuan agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital guna mendampingi proses pendaftaran warga secara masif. Langkah strategis ini ditempuh demi mengejar target pemutakhiran data 800 ribu keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert Siagian, mengungkapkan bahwa skuad agen Perlinsos Digital dibentuk secara kolaboratif dengan merangkul pendamping sosial, aparatur kelurahan, pengurus RT/RW, Karang Taruna, hingga kader Posyandu.
"Kita tengah mempersiapkan agen-agen Perlinsos yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat termasuk aparatur. Dengan agen tersebut target 800 ribu keluarga terdaftar Perlinsos Digital bisa tercapai," ujar Robert, Rabu, 21 Oktober 2026.
Robert menambahkan, agen-agen ini hadir secara khusus untuk membantu warga yang mengalami kendala teknis, terutama bagi masyarakat rentan yang belum mengintegrasikan akun Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sementara bagi warga yang telah memiliki IKD, proses pendaftaran program bantuan dapat diakses secara mandiri via aplikasi.
Melalui digitalisasi data Perlinsos ini, Pemkot Bekasi optimistis tingkat akurasi verifikasi penerima Bantuan Sosial (Bansos) dapat diperketat, sehingga alokasi anggaran Bansos benar-benar tepat sasaran dan langsung berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan warga.





