BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengklaim telah mengangkat 550 guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Warsim Suryana menyebutkan pengangkatan PPPK guru tersebut dilakukan pada Selasa, 23 April 2024.

Namun, kata Warsim, jumlah yang diangkat menjadi PPPK tersebut belum bisa memenuhi kebutuhan guru untuk mengajar di tingkat SD dan SMP.

Baca Juga: Mochtar Mohamad Dapat Restu dari Pepen, Pekan Depan Berencana Bertemu Ahmad Syaikhu

"Untuk kekurangan tenaga pendidik mencapai 1.600 orang, dengan kebutuhan 900 guru untuk tingkat SMP," ungkap Warsim, Jumat 26 April 2024.

Dia menerangkan PPPK yang diangkat akan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan dan juga berdasarkan domisili sekolah terdekat.

Sehingga, kata Warsim, masih ada beberapa sekolah di wilayah Kota Bekasi baik SMP dan juga SD masih kekurangan tenaga pengajar.

“Dari jumlah tersebut, sejumlah sekolah belum sepenuhnya terpenuhi, karena yang diprioritaskan adalah domisili terdekat,” tegas dia.

Baca Juga: Pedagang Pigura di Kota Bekasi Mulai Dapat Pesanan Foto Prabowo dan Gibran

Setiap tahun ada guru yang memasuki masa pensiun. Sehingga, jumlah tenaga pengajar terus alami penurunan.

Warsim menerangkan perekrutan guru PPPK hanya dapat diusulkan oleh pemerintah daerah.

"Kami sendiri mengajukan sekitar 6.794 guru berstatus Pegawai Kerja Kontrak (TKK) untuk mengikuti seleksi PPPK dan CPNS pada tahun ini. Namun, masih menunggu aturan dan regulasi dari pusat," imbuh dia.

Baca Juga: Bakal Cawalkot Bekasi Mochtar Mohamad Janjikan Honor Ketua RW Hingga 3 Juta

Untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar di Kota Bekasi, pihaknya akan menambahkan waktu jam mengajar guru. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan siswa.***