POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Korban banjir di Kecamatan Muaragembong, kecamatan terluar di Bekasi yang berbatasan langsung dengan laut, membutuhkan bantuan.
Bantuan yang dibutuhkan adalah air bersih, makanan siap saji, dan obat-obatan.
Luapan Kali Ciherang menyebabkan warga setempat harus meninggalkan tempat tinggalnya dan harus mengungsi. Meski demikian, mayoritas warga memilih tetap bertahan.
Akibat hal itu, banyak warga yang terisolasi dan mulai menderita sejumlah penyakit.
BACA JUGA: Darurat Tanggap Bencana di Bekasi 14 Hari
Padahal, di kantor desa tersedia tenda darurat bagi mereka yang ingin dievakuasi.
Sekretaris Desa Pantai Harapanjaya, Murdani, menyebutkan kondisi demikian sudah berlangsung sepekan lamanya.
Berdasarkan informasi yang diterima Pojoksatu.id, ada 3 desa terdampak banjir akibat luapan Kali Ciherang.
Pertama di Desa Pantai Harapanjaya, kemudian Desa Pantaimekar, dan Desa Jayasakti. Ketinggian air mulai dari 50 sentimeter hingga 1 meter.
BACA JUGA: Tak Hanya Banjir, Bekasi Juga Dilanda Longsor dan Puting Beliung
"Jalan Penombo menuju kantor desa sudah gak bisa dilalui kendaraan, terkecuali kendaraan besar," ungkap dia.
"Banyak dari warga yang terdampak banjir ini mulai terserang penyakit," tutur dia. (Adika F Utomo)




