BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi melaporkan sebanyak 12 siswa SDN Kota Baru 3 mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, menjelaskan bahwa dari 12 siswa tersebut, enam kondisinya sudah stabil di sekolah, sementara enam lainnya sempat dibawa ke rumah sakit.

“Memang ada 12 diduga, enam kondisi aman di sekolah, enam nya dibawa ke RS, lalu dua orang di RS sudah bisa pulang, tersisa empat murid,” ungkap Satia kepada awak media, Jumat 3 September 2025.

Empat murid yang masih dirawat di Rumah Sakit Ananda diketahui mengalami muntah-muntah dan lemas. Satia menambahkan, salah satu siswa mengalami peningkatan sel darah putih sehingga perlu pemantauan lebih intensif.

Baca Juga: Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG di Kota Bekasi Ditanggung Pemkot

“Jadi tersisa empat di RS, kalau menurut dokter itu Vomitus (Muntah) jadi ada reaksi muntah, suhu baik, lemas karena muntah itu, lalu ada satu anak sel darah putihnya meningkat sedikit, tapi mudah-mudahan kami lihat tadi kondisinya mulai stabil,” jelasnya.

Ia menuturkan, perawatan sementara di rumah sakit diperlukan agar kondisi murid dapat segera pulih. “Mungkin biar mereka bisa istirahat, mungkin satu hari ini dirawat,” kata Satia.

Dinkes Bekasi juga telah mengambil sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun sisa makanan yang dikonsumsi siswa.

“Kami sudah mengambil sampel, baik di SPPG maupun sisa makanan anak-anak tadi, sehingga dua sampai tiga hari dapat kami ketahui penyebabnya,” demikian kata dia.***