BEKASI.POJOKSATU.ID - Peresmian operasional Trans Bekasi Keren (Trans Beken) menjadi langkah awal Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun sistem transportasi massal modern dan terintegrasi. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai pengembangan transportasi publik menjadi kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Tri, penguatan transportasi publik telah menjadi perhatian sejak dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi. Hal tersebut kemudian dituangkan dalam RPJMD sebagai bagian dari arah pembangunan kota ke depan.
“Transportasi publik ini menjadi salah satu bagian penting dalam RPJMD. Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat merasa nyaman dan warganya sejahtera. Karena mobilitas yang baik akan berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas hidup,” ujar dia.
Baca Juga: Tri Adhianto Targetkan Bekasi Bebas Buang Air Besar Sembarangan pada 2027
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan sistem transportasi, termasuk kerja sama antara PT Sinar Jaya dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang dalam menghadirkan transportasi masa depan yang berkelanjutan.
“Ke depan tantangannya adalah bagaimana transportasi ini terus bertumbuh, value-nya bertambah, dan tidak berhenti di tengah jalan. Apalagi Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Barat pada akhir November tahun ini, tentu kebutuhan transportasi massal yang andal menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkot Bekasi juga berencana mengembangkan moda transportasi alternatif di masa depan, termasuk transportasi berbasis kabel sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang.
Baca Juga: Posyandu Kota Bekasi Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Jatirahayu
“Ke depan, Kota Bekasi juga akan mengarah pada pengembangan transportasi berbasis kabel. Ini bukan sekadar wacana, tapi bagian dari perencanaan jangka panjang kota agar mobilitas warga semakin modern dan efisien,” pungkasnya.




