BEKASI.POJOKSATU.ID - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa masyarakat kini memiliki peran yang semakin besar dalam proses pembangunan Kota Bekasi.

Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi di Alun-Alun Kota Bekasi, di mana Tri menyoroti pentingnya partisipasi warga dalam berbagai program pemberdayaan yang digagas pemerintah daerah.

Salah satu program yang disebutnya adalah bantuan sebesar Rp100 juta untuk setiap RW melalui skema Lingkungan RW Keren atau Lingkar Keren.

Program ini dirancang untuk mendorong masyarakat terlibat langsung dalam pembangunan di lingkungannya.

Baca Juga: HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto Ajak Warga Refleksi dan Perkuat Kolaborasi Pembangunan

Menurut Tri, melalui program tersebut masyarakat tidak lagi hanya menjadi pihak yang menerima manfaat pembangunan, tetapi turut berperan aktif dalam perencanaan hingga pelaksanaannya.

“RW hari ini menjadi garda terdepan. Mereka menjadi kekuatan inti dalam proses pembangunan. Masyarakat tidak lagi hanya sebagai penonton, tetapi sudah menjadi subjek sekaligus objek dari proses pembangunan itu sendiri,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai wadah untuk merancang program pembangunan secara partisipatif.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Minta Gubernur Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi

Tri berharap forum tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi tahap awal dalam menyusun rencana pembangunan yang akan direalisasikan pada tahun-tahun mendatang.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemerintah Kota Bekasi optimistis berbagai target pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat tercapai dalam lima tahun ke depan. (adv)