BEKASI.POJOKSATU.id – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk menuntaskan status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan di seluruh wilayah Kota Bekasi pada 2027. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se-Kota Bekasi, Selasa, 10 Februari 2026.
ODF merupakan kondisi wilayah di mana seluruh masyarakat telah memiliki akses dan menggunakan fasilitas sanitasi yang layak, aman, dan sehat. Status tersebut menjadi indikator penting dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih serta kota yang sehat.
Dalam arahannya, Tri Adhianto menekankan peran strategis BKM sebagai ujung tombak pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan sekaligus perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan lingkungan permukiman.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Resmikan Jembatan Kalimalang, Awal Penataan Kawasan Transportasi dan Wisata Terpadu
“BKM tidak hanya berperan dalam perencanaan, tetapi juga pelaksanaan dan pengawasan program di tingkat lingkungan. Karena itu, kinerja BKM sangat menentukan keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat,” ujar Tri Adhianto.
Ia menyoroti masih adanya persoalan sanitasi yang harus segera dituntaskan, salah satunya penggunaan WC helikopter yang langsung membuang limbah ke sungai atau saluran air.
“Ini persoalan horizontal yang harus kita tangani bersama. Sampai hari ini masih ada warga yang menggunakan WC helikopter. Kita harus clean. Di Jatirahayu saja masih tercatat 47 lokasi. Selesaikan dulu WC tersebut, selesaikan dulu ODF-nya,” tegasnya.
Sebagai bagian dari target Kota Bekasi sehat 2027, pemerintah meminta seluruh pihak mempercepat penyediaan fasilitas sanitasi layak agar status ODF dapat tercapai sesuai rencana.***




