BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi secara resmi meresmikan Jembatan Kalimalang sebagai bagian dari upaya penataan kawasan strategis yang mengintegrasikan fungsi transportasi, pariwisata, serta pelestarian lingkungan.

Peresmian ini menjadi langkah awal pengembangan kawasan Kalimalang yang diharapkan mampu memberikan dampak positif secara ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmen pemerintah daerah agar proses pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Tri Adhianto Tanam Pohon di Lagoon Avenue, Wujud Komitmen Bekasi pada Lingkungan dan K3 Nasional

“Kami berkomitmen agar pekerjaan ini dapat terselesaikan dengan baik dan progresnya sudah bisa terlihat sebelum Agustus. Harapannya, pada 17 Agustus nanti kawasan ini sudah dapat dimanfaatkan secara simbolis,” ujar Tri Adhianto.

Ia menyebut, pengembangan Jembatan Kalimalang juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk rencana pembangunan infrastruktur penunjang di sekitarnya.

Setelah jembatan baru beroperasi, dua jembatan lama direncanakan akan dibongkar dan diganti dengan satu jembatan melengkung di sisi yang mengarah ke kawasan Primaya.

Baca Juga: Tri Adhianto Dorong Transportasi Terintegrasi, Trans Beken Jadi Awal Sistem Mobilitas Modern Bekasi

“Setelah jembatan ini dioperasikan, akan dilakukan pembongkaran dua jembatan lama dan pembangunan satu jembatan melengkung di sisi yang mendekati kawasan Primaya. Ini kami lakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk penataan pedestrian di sepanjang kawasan Kalimalang. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Bekasi, Pemprov Jawa Barat, serta sejumlah pihak terkait dalam pengelolaan kawasan secara terpadu.***