BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmen keberlanjutan dalam memperhatikan kesejahteraan warga lanjut usia. Hal ini mengemuka saat Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri peringatan Hari Lansia Sedunia dan Hari Kesehatan Mental Nasional yang diikuti sekitar 1.500 lansia di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, Kamis, 1 September 2026.
Dalam perhelatan tersebut, Tri memaparkan keberadaan Sekolah Lansia KUN (Kasih Untuk Negeri) yang telah diinisiasi Pemkot Bekasi sejak tahun 2022. Hingga saat ini, program tersebut telah merangkul sekitar 3.800 lansia agar tetap produktif, mendapatkan edukasi kesehatan, serta memiliki wadah bersosialisasi yang terstruktur.
“Sekolah Lansia di Kota Bekasi sudah berjalan sejak 2022. Saya sangat mengapresiasi lansia yang tetap ingin terus belajar, beraktivitas, bersosialisasi dan menjaga kesehatan. Sehingga masa lanjut usia tetap dapat dijalani dengan kegiatan yang positif,” ujar Tri.
Inovasi Sekolah Lansia Kota Bekasi ini turut mendapatkan apresiasi tinggi dari Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, serta Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, yang hadir dalam acara tersebut. Hasto menilai kebijakan Pemkot Bekasi dalam mengelola Sekolah Lansia sangat layak direplikasi oleh daerah-daerah lain di Indonesia.
Selain memfasilitasi penampilan kreativitas lansia seperti fashion show, pertunjukan angklung, dan tarian Bali, kegiatan ini juga menyediakan layanan kesehatan mata gratis berupa pembagian kacamata. Peringatan ini mempertegas komitmen Pemkot Bekasi untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok lansia, dalam pembangunan kota yang inklusif dan humanis.***




