BEKASI.POJOKSATU.id - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan jiwa dan raga kelompok usia lanjut sebagai bagian dari gerak kebudayaan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Hasto saat menghadiri peringatan Hari Lansia Sedunia dan Hari Kesehatan Mental Nasional di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, Kamis, 1 Oktober 2026.

Di hadapan 1.500 lansia yang hadir, Hasto memberikan apresiasi atas terobosan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang dinilai sukses menjalankan kebijakan Sekolah Lansia sejak 2022. Menurutnya, pemenuhan ruang interaksi sosial sangat krusial agar warga lanjut usia tidak merasa terisolasi atau menjadi beban di tengah masyarakat.

“Tadi disampaikan oleh Pak Wali Kota Bekasi, Pak Tri Adhianto, bahwa Kota Bekasi telah memiliki sekolah lansia. Program seperti ini akan kami dorong menjadi kebijakan strategis di daerah-daerah yang dipimpin kader PDI Perjuangan. Sekolah lansia bisa menjadi ruang komunikasi, edukasi kesehatan, hingga aktivitas sosial bagi para lansia,” ungkap Hasto.

Baca Juga: Peringati Hari Lansia di GOR Bang Yan, Wali Kota Bekasi Pamerkan Keberhasilan Sekolah Lansia KUN

Hasto menambahkan, kebijakan Sekolah Lansia memposisikan warga senior sebagai pendorong pembangunan daerah melalui pengalaman, keteladanan, dan pemikiran mereka. Komitmen ini selaras dengan langkah Pemkot Bekasi yang mengintegrasikan pembangunan fisik—seperti polder air, penataan pasar, dan taman kota—dengan peningkatan jaminan sosial serta kesehatan mental warga.

Acara bertema “Lansia Sehat, Jiwa Raga, Berdaya, Bermartabat Bersama PDI Perjuangan” ini diwarnai dengan pemeriksaan kesehatan mata gratis, pemberian kacamata, serta berbagai pementasan seni yang memperlihatkan antusiasme dan kepercayaan diri para lansia Kota Bekasi.***