BEKASI.POJOKSATU.id - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meminta agar Stadion Patriot Candrabhaga untuk sementara waktu tidak digunakan demi menjaga kualitas rumput lapangan menjelang gelaran Piala AFF U-23 2025.
“Rumput adalah modal dasar stadion. Maka kami minta sementara lapangan tidak digunakan dulu, agar proses perawatan berjalan maksimal,” ujar Tri, Kamis, 1 Mei 2025.
Tri menegaskan bahwa kualitas rumput menjadi salah satu syarat utama stadion bertaraf internasional. Oleh karena itu, selain rumput, sejumlah penyesuaian teknis lainnya juga sedang dilakukan. Di antaranya adalah penambahan kursi di ruang ganti dari 22 menjadi 23 kursi sesuai regulasi AFF, serta peningkatan jumlah bangku cadangan dari 17–18 menjadi 23 kursi.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi saat ini tengah berkoordinasi dengan KONI dan PSSI Kota Bekasi untuk merampungkan seluruh kebutuhan teknis tersebut.
Baca Juga: Hardiknas 2025, Ketua DPRD Kota Bekasi Soroti Tiga Masalah Utama Pendidikan
Stadion Patriot Candrabhaga sendiri menjadi salah satu dari dua venue yang siap menggelar pertandingan Piala AFF U-23, selain Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Turnamen akan berlangsung pada 15–31 Juli 2025 dan diikuti 12 negara yang dibagi dalam tiga grup. Drawing grup dijadwalkan pada 30 Mei 2025 di Jakarta.
Tri juga menyoroti potensi besar dari sisi ekonomi melalui ajang ini. Ia menyebut kehadiran tim-tim asing berpotensi mendongkrak sektor perhotelan, restoran, hingga UMKM di Kota Bekasi.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Niat Hapus Sistem Outsourcing dan Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh
“Bayangkan kalau tim asing tinggal di sini, belanja di sini. Ini bentuk sport tourism yang bisa dongkrak PAD,” jelas dia.
Tri pun berharap, pertandingan pertama dalam ajang Piala AFF U-23 bisa digelar di Kota Bekasi.
“Kami siap sepenuhnya. Tinggal dimatangkan, agar peluit pertama AFF U-23 bisa berbunyi dari Kota Bekasi,” kata dia.***




