BEKASI.POJOKSATU.id - Sebanyak 2.526 penumpang di Terminal Bekasi telah diberangkatkan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Lonjakan penumpang ini tercatat pada Senin, 29 Desember 2025, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur akhir tahun.

Kepala Terminal Bekasi, Robin, mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah penumpang sudah terlihat sejak beberapa hari menjelang puncak libur Nataru. Hal tersebut dipicu oleh dimulainya masa libur kerja dan sekolah.

“Kenaikan jumlah penumpang terus terjadi karena masyarakat sudah mulai memasuki masa libur sekolah dan libur kerja,” kata Robin saat dikonfirmasi bekasi.pojoksatu.id, Senin, 29 Desember 2025.

Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kota Bekasi, 456 Petugas Kebersihan dan 71 Truk Sampah Disiagakan

Ia menjelaskan, peningkatan arus penumpang mulai terpantau sejak Kamis, 25 Desember 2025, dan berlangsung hingga saat ini. Tingginya pergerakan warga menjadi faktor utama melonjaknya jumlah keberangkatan dari Terminal Bekasi.

“Lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur akhir tahun untuk bepergian ke berbagai daerah,” ujarnya.

Menurut Robin, puncak arus mudik Nataru sendiri terjadi pada Jumat hingga Minggu lalu. Setelah melewati periode tersebut, jumlah penumpang yang diberangkatkan menunjukkan tren penurunan secara bertahap.

“Penurunan ini menandakan bahwa intensitas perjalanan masyarakat mulai berkurang setelah melewati puncak libur Natal,” jelasnya.

Adapun tujuan favorit penumpang dari Terminal Bekasi didominasi oleh wilayah Jawa Barat, seperti Tasikmalaya, Bandung, Kuningan, Banjar, dan Cirebon. Selain itu, sejumlah penumpang juga menuju Lampung serta berbagai daerah lainnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Bekasi Tak Pernah Sepi! Warga Mudik, Mal dan Ruang Publik Justru Makin Padat

"Memang untuk saat ini peningkatan paling banyak menuju wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” tutur Robin.

Di akhir keterangannya, Robin mengimbau agar para penumpang tetap waspada serta menghindari praktik percaloan yang dapat merugikan diri sendiri, demi keamanan dan kenyamanan penumpang di Terminal Bekasi.***