BEKASI.POJOKSATU.ID - Kabar baik datang bagi masyarakat setelah momen Lebaran, khususnya terkait harga kebutuhan pokok yang sempat melonjak.
Sejumlah komoditas utama kini mulai menunjukkan penurunan harga, terutama daging sapi yang sebelumnya sempat menyentuh angka tinggi.
Namun di balik kabar menggembirakan tersebut, masih ada satu komoditas yang membuat masyarakat harus mengelus dada, yakni cabai rawit merah yang harganya belum sepenuhnya stabil.
Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi di Pasar Baru Bekasi Timur pada awal pekan ini, harga bahan pokok secara umum mulai terkendali.
Meski begitu, kondisi pasar belum sepenuhnya pulih seperti sebelum Lebaran.
“Harga bahan pokok mulai stabil. Tapi awal pekan ini belum semua pedagang aktif,” ujar Eko Wijatmiko.
Sebelumnya, lonjakan harga sempat terjadi pada beberapa komoditas saat menjelang hingga hari raya Lebaran.
Daging sapi menjadi salah satu yang paling terasa dampaknya, dengan harga yang sempat berada di kisaran Rp160 ribu hingga Rp175 ribu per kilogram.
Baca Juga: Per 29 Maret 2026, Arus Balik Lebaran 2026 Masih Meningkat
Kini, memasuki pekan pertama setelah Lebaran, harga daging sapi mulai mengalami penurunan cukup signifikan.
Di sejumlah lapak pedagang, harga daging sapi berada di kisaran Rp100 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram, memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat.
Meski demikian, kondisi berbeda justru terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas yang satu ini masih menunjukkan tren kenaikan harga, meski tidak terlalu signifikan.
Dari sebelumnya berada di angka Rp70 ribu per kilogram, kini harga cabai rawit merah naik menjadi sekitar Rp75 ribu per kilogram.
“Secara umum stabil, hanya cabai rawit merah yang masih naik,” jelas Eko.
Kenaikan harga cabai rawit ini tentu menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner kecil yang sangat bergantung pada komoditas tersebut.
Baca Juga: Kapolres Metro Bekasi Raih Penghargaan DPR RI, Diapresiasi atas Penyelesaian Konflik Warga
Di tengah turunnya harga beberapa bahan pokok lain, kenaikan cabai rawit tetap memberikan tekanan pada pengeluaran harian.
Kondisi ini membuat masyarakat berharap adanya kestabilan harga secara menyeluruh dalam waktu dekat.
Dengan aktivitas pasar yang perlahan kembali normal dan pedagang yang mulai berjualan kembali, diharapkan distribusi barang semakin lancar sehingga harga kebutuhan pokok bisa tetap terkendali.




